Dilema Sistem MLM Di Indonesia

jasa seo dan internet marketing

Dilema Sistem MLM Di Indonesia | Multi Level Marketing atau MLM masih sering kita dengar. Banyak masyarakat yang sering kali masih bertanya, apakah MLM itu bukan penipuan? Apakah MLM tidak menyalahi hukum. Tenang, MLM legal kok di Indonesia. Keberadaannya dinilai sah-sah saja. Bahkan kini keberadaannya juga bisa didapati di jaringan internet alias online. Nah apa sih MLM itu? Apakah benar bisa menjadi bisnis online gratis terbaru di tahun 2015 ini. Simak ulasan berikut ini.

Multi Level Marketing
Multi Level Marketing yang telah diketahui khalayak ramai disebut-sebut dapat menghasilkan uang dalam jumlah yang tak sedikit setiap bulannya. Sebagian masyarakat tentu sudah pernah mendengar iming-iming tersebut. Lalu sebenarnya apakah Multi Level Marketing itu? Dan kenapa sebuah perusahaan memilih sistem Multi Level Marketing untuk memasarkan produk-produk mereka?
Multi Level Marketing merupakan cara bagi suatu perusahaan tertentu untuk mendistribusikan atau memasarkan produk dan jasa mereka ke pasaran. Multi Level Marketing prinsipnya adalah “banyak orang melakukan bagiannya masing-masing yang hanya sedikit”. Seseorang yang bergabung dalam Multi Level Marketing, misal si A, bukan hanya mendapatkan uang atau istilahnya komisi dari hasil penjualan secara langsung tetapi juga tidak langsung. Si A tersebut akan memperoleh komisi dari hasil penjualan orang yang telah dibawa ke perusahaan. Selain itu juga dari hasil orang yang orang tadi bawa serta dari hasil penjualan dari orang terakhir yang dia bawa. JAdi komisinya berantai sebanyak ‘berapa orang dibawah si A’. Dengan kata lain, bila telah memperoleh persentasi hasil dari banyak orang, penghasilan akan berkembang dengan hasil yang sangat besar. Pun juga sebaliknya.
Dengan sistem Multi Level Marketing perusahaan merasa mendapat keuntungan-leuntungan tertentu. Apa saja alasan mereka untuk melakukan sistem ini dalam pemasaran produk atau jasa mereka?
Biaya overhead kecil
Betul, tak seperti perusahaan retail, perusahaan Multi Level Marketing tidak membutuhkan alokasi dana yang besar dalam memperkenalkan produknya sehingga dapat menarik minat customer untuk membeli, istilahnya iklan atau branding produk. Namun, biaya tersebut dialihkan untuk memberikan komisi bagi distributor yang dapat memasarkan produk ke customer. Hal ini dikarenakan perusahaan hanya perlu memberikan komisi untuk distributor yang sudah berhasil mempersentasikan produk yang terjual tersebut.
Dana overhead distribusi rendah
Kita bisa bayangkan pendistribusian barang melalui ritail. Distribusi melalui retail melalui serangkaian ritail tingkat regional, negara, kota, dan retailer lokal untuk mendistribusikan barang-barang suatu perusahaan tertentu. Dan masing-masing distributor tersebut berjuang untuk mendapatkan keuntungan serta melakukan mark up harga dari suatu produk. Hal tersebut tentu akan membuat harga produk menjadi berkali-kali lipat naiknya. Gambarannya seperti berikut.

Dilema Sistem MLM Di Indonesia
Jalur distribusi non MLM
Perusahaan – Transporter – Tholesaler – Retailer – Advertisers – Konsumen
Jalur distribusi MLM
Manufacturer –> Representative –> Konsumen

 

Nah melihat panjangannya proses penditribusian tersebut, perusahaan dengan sistem MLM menganggap akan lebih menguntungkan jika memasarkan produk menggunakan sistem Multi Level Marketing.
Tingkat pertumbuhan tinggi
Tingkat perkembangan erusahaan Multi Level Marketing ini dapat meningkat tajam bila dimanajemen dengan baik. Ya, tingkat pertumbuhan yang bisa didapat bisa mencapai 20%, 40%, 70% bahkan 100% setiap bulannya. Dan ini tentu meerupakan keuntungan tersendiri.
Tim sales dan marketing termotivasi
Dengan rangkaian pencapaian hasil yaitu berdasarkan banyaknya bawahan yang dimiliki, maka tim sales dan marketing akan lebih termotivasi. Tanpa harus mengeluarkan dana marketing yang besar seperti dengan beriklan di TV selama 30 detik, produk dapat diterima di masyarakat. Apalagi bila produk yang dijual membutuhkan penjelasan yang rinci, tentu lebih baik menerjunkan tim sales secara langsung, daripada beriklan di media.
Multi Level Marketing Secara Online
Satu lagi yang perlu kita cermati, bahwa seiring perkembangan jaman dan perkembangan teknologi, Multi Level Marketing ini mulai banyak ditemui di internet. Dari banyaknya Multi Level Marketing yang berkembang di masyarakat, ada beberapa sistem yang diperkenalkan.

Salah satunya adalah sistem water flow network system.

Water flow network system adalah sistem MLM atau Multi Level Marketing yang paling inovatif didalam bisnis internet dan terbaru beberapa tahun terakhir ini. Sistem Water flow network tidak menggunakan sistem matrix seperti jenis MLM lainnya. Hal tersebut dinilai menguntungkan bagi yang mengikutinya karena komisi yang diperoleh sebesar 50% dan bisa didapatkan tanpa batas. Sistem ini memungkinkan member memperoleh downline walaupun tanpa promosi sekalipun.

Sistem ini nantinya akan otomatis memberikan downline kepada member yang tidak atau sedikit  memiliki downline dengan 3 kondisi, yaitu member paling sedikit jumlah kandidatnya, member paling sedikit jumlah komisinya, member yang telah melakukan registrasi paling lama.
Tips Bergabung di MLM Online Profesional
Jika anda tertarik dan termotivasi untuk bergabung dengan bisnis Multi Level Marketing, anda perlu tips-tips berikut ini agar tidak merugikan diri sendiri dan juga orang lain, baik dari segi waktu maupun tenaga.
Pahami Produk yang dijual
Ini sangat penting sebagai member baru untuk mendapatkan konsumen dan member baru lainnya. Akan lebih baik join dengan Multi Level Marketing yang fokus pada produk sejenis namun punya berbagai variasi produk. Mengembangkan bisnis MLM yang fokus akan lebih mudah jika dibandingkan Multi Level Marketing yang jenis produknya sangat banyak namun variannya tidak banyak.
Lalu anda juga harus memahai harga produk yang akan dijual. Pastikan harga-harga tersebut ada pada range sasaran pasar anda. Jika tidak anda akan kewalahan memasarkan produk tersebut.
Kemudian, anda juga wajib memastikan produk yang dijual MLM tersebut berkualitas. Sekalipun kita tak ingin bergabung dengan perusahaan MLM yang kualitasnya tidak diperhatikan dengan baik, sehingga produknya apa adanya, tidak punya hak paten serta tidak memiliki kredibilitas di mata konsumen.

Hal ini akan mempengaruhi tingkat kepercayaan calon pembeli atau customer yang akan membeli produk tersebut. Dan yang paling penting, bergabunglah pada perusahaan MLM yang produknya banyak dibutuhkan orang, karena dengan begitu produk akan lebih cepat terjual.
Jangan Pernah Memaksa
Nah jika anda adalah seorang member baru sebuah perusahaan MLM, anda harus dan wajib menghargai orang yang tak mau bergabung dengan MLM anda. Ketahuilah bahwa tidak semua orang mau bergabung dengan MLM. Memaksakan sesuatu pada orang lain akan berakibat buruk pada anda dan perusahaan anda. Sekalipun anda sudah lelah ketika memprospek seseorang namun hasilnya orang tersebut belum mau bergabung. Hal seperti itu sangat wajar dalam bisnis Multi Level Marketing. Karena pada dasarnya tidak setiap orang aman menjalani bisnis MLM.
Take care downline anda
Tak ubahnya seperti seorang guru, bila anda sudah mendapatkan downline, perhatikan mereka seperti seorang murid. Ajari dan ajak mereka berkembang bersama anda. Karena downline anda juga akan mempengaruhi karir anda dalam Multi Level Marketing. Dan anda harus sadar, tidak mudah mendapatkan downline.

Bagaimana? Setelah membaca ulasan diatas apakah anda dapat menyimpulkan MLM ini sebagai bisnis online terbaru 2015? Penulis merasa tidak sepenuhnya MLM bisa menjadi bisnis online terbaru 2015. Karena, jika kita ingin mencari bisnis online terbaru di tahun 2015 ini, kita sendiri yang harus berinovasi menemukan bisnis apa yang benar-benar belum ada, sehingga layak disebut terbaru, atau yang paling baru Dilema Sistem MLM Di Indonesia.

jasa seo dan internet marketing