Karsiman Hady Dari Kerja Satpam Jadi Miliarder

jasa seo dan internet marketing

Karsiman Hady Dari Kerja Satpam Jadi Miliarder | Satu lagi, pengusaha yang memulai kesuksesannya dari titik nol. Untuk pengusaha dengan latar belakang yang sama kita mengenal Andrie Wongso, sebagai motivator pertama di Indonesia.

Awalnya ia juga hanya seorang yang bersekolah di sekolah dasar dan bekerja keras untuk mendapatkan apa yang dinikmatinya sekarang. Selain Andrie Wongso, kita mengenal pemilik Sinarmas Group, Eka Tjipta Widjaja. Perantau dari Cina yang akhirnya berkebangsaan Indonesia itu bekerja dengan gigih dan ulet untuk membangun Sinarmas

Group seperti sekarang ini, terlebih lagi, ia juga hanya tamat sekolah dasar. Masih ada lagi, mereka yang tidak mengenyam perguruan tinggi namun sekarang menjadi seorang pengusaha sukses. Seperti profil tokoh kali ini, ada Karsiman Hady. Siapakah beliau? Selengkapnya simak ulasan tentang Karsiman Hady berikut ini.

Siapa Karsiman Hady?

Pria kelahiran Madiun pada 12 November 1956 ini mungkin belum terlalu banyak dikenal oleh kalangan masyarakat. Sayangnya sekalipun sangat menginspirasi, tak banyak informasi tentang siapa Karsiman Hady ini dapat ditemukan. Namun Karsiman Hady atau yang biasa dikenal dengan Karsiman merupakan sesosok pengusaha yang patut diberi apresiasi karena kegigihan dan juga kerja kerasnya hingga beliau menjadi sesukses sekarang ini.

Karsiman awalnya berprofesi sebagai sekuriti di Pertamina Kalimantan, tepatnya di Kota Balikpapan. Namun siapa sangka, Karsiman Hady yang merupakan anak sulung dari 4 bersaudara ini telah memiliki rumah mewah yang berdiri di atas tanah seluas 2,5 hektar. Rumah tersebut berada di di Jalan Soekarno Hatta Km 12, Kota Balikpapan.
Karsiman, bapak dari tiga orang putri ini, merupakan pemilik salah satu real estate di Kota Balikpapan, yaitu Balikpapan Garden. Karsiman Hady juga menjalankan bisnis dibidang lain selain real estate. Adalah PT Bimantara Coal Energy Inti Perkasa yang bergerak dibidang tambang. Perusahaan ini digadang-gadang mampu menggaet perusahaan Korea LG.

Bagaimana Perjuangan Karir Karsiman Hady

Perjalanan karir Karsiman Hady begitu panjang  dan sangat mengharukan untuk bisa sampai ke tahap sukses seperti sekarang ini. Bahkan sekalipun Karsiman Hady tidak pernah akan bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang ini. Sekarang, bisa dilihat di garasi rumahnya banyak mobil mewah yang terparkir rapi.

Selain mobil-mobil bermerk, koleksi motor balap dan juga motor trail juga merupakan hobi baru bagi Karsiman Hady. Bahan Karsiman Hady dinilai termasuk golongan pengkoleksi lahan tanah, salah satunya di wilayah Karingau. Benar, aset yang dimiliki Karsiman Hady sangat banyak, kemungkinan besar asetnya dinilai mencapai 100 milyar bahkan lebih. Namun, siapa sangka kekayaan yang didapatnya ini didapat dari derain keringat yang tidak sedikit.

bisnis porperty dari satpam

bisnis porperty dari satpam

Awal mula karirnya dimulai saat masih berada di tanah kelahirannya di Madiun. Orang tua Karsiman Hady merupakan seorang petani. Saat Karsiman Hady berumur 22 tepatnya tahun 1978, Karsiman Hady berniat merantau ke Balikpapan. Dan Karsiman Hadypun berpamit kepada kedua orang tuannya. Selama di Kalimantan itu, Karsiman Hady tinggal di tempat pamannya yang merupakan seorang tentara nasional Indonesia atau TNI. Namun, tak lama Karsiman Hady sampai di sana, pamannya mendapatkan tugas di luar Kota Balikpapan. Dan Karsiman Hadypun harus tetap tinggal di Balikpapan untuk menyelesaikan sekolahnya.
Lepas menamatkan sekolahnya, Karsiman Hady mulai mencari pekerjaan. Pekerjaan yang dilakoni Karsiman Hady pertama kali ada sebagai kuli bangunan. Saat itu memang terdapat sebuah perusahaan asing yang sedang membangun gedung di Balikpapan. Tanpa pilih-pilih lagi, Karsiman Hady melakoni pekerjaan sebagai kuli untuk menyambung hidup. Setelah itu pada tahun 1984, ada lowongan pekerjaan di Pertamina sebagai seorang sekuriti. Dan diambillah peluang tersebut.
Karsiman Hady Dari Kerja Satpam Jadi Miliarder , Namun ternyata perkerjaannya sebagai sekuriti tidak sepenuhnya berada di perusahaan saja. Karsiman Hady yang saat itu diterima sebagai Tenaga Kerja Pengawas Perusahaan atau TKPP memiliki jobdesk ganda, selain menjaga perusahaan, Karsiman Hady juga ditugaskan untuk menjaga rumah bos-bos dan juga jaga pintu-pintu kilang. Karsiman Hady mengaku saat itu ia hanya ingin mendapatkan kerja untuk bisa makan, jadi apapun itu diterima, asal halal.
Di sela-sela pekerjaannya sebagai seorang sekuriti, Karsiman Hady mencoba pekerjaan lain. Pekerjaan atau profesi yang dilakoni Karsiman Hady adalah menjadi seorang fotografer pernikahan. Tahun-tahun tersebut memang belum ada alat secanggih sekarang, maka Karsiman Hady melakoni pekerjaannya ini dengan peralatan seadanya, dan sangat minim alat. Dan beruntung, Karsiman Hady sering mendapatkan tawaran untuk menjadi tukang foto di acara nikahan. Namun sangat disayangkan, dengan pekerjaan sampingan sebagai fotografer acara nikahan ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhannya yang jauh dari kampung halaman.
Singkat cerita, Karsiman Hadypun lambat laun mulai merasakan kenikmatan yang berbeda. Dari hasil kerja keras dan keuletan yang ia jalani, jalan terangpun mulai terlihat pada tahun 1997. Karena gaji yang didapat dari pekerjaan sebagai sekuriri hanya pas untuk makan tapi tidak mencukupi untuk biaya sekolah ketiga putrinya. Karsiman Hady mengaku pernah mengontrak rumah yang kecil, dan tidurnya diatas karpet bolong.

Namun kondisi tersebut tak membuatnya putus asa sedikitpun. Karsiman Hady percaya bahwa suatu saat nanti segala usaha yang ia tempuh akan terbayarkan. Satu yang menjadi prinsip teguhnya bahwa hidup harus selalu bersyukur. Dan rasa syukurnya pelan tapi pasti berubah menjadi kehidupan yang lebih baik. Bersama istrinya Mujiati, ia membuka depot Nirmaladi di sekitar Batu Ampar. Hingga sekarang depot tersebut masih ada, namun berubah nama menjadi Priangan.
Setelah itu, Karsiman Hady mulai mencoba bisnis jual beli tanah. Wajar, saat itu Balikpapan belum sepadat saat ini. Dan alhamdulillah membuahkan hasil, sedikit demi sedikit keuntungan yang ia hasilkan dari bisnis tanah tersebut ia tabung. Hingga suatu kali Sang Kuasa memberikan keberuntungan besar pada Karisman Hady. Salah satu transaksi jual beli tanahnya mendatangkan rejeki nomplok. Dan boleh dibilang, dari sanalah pundi-pundi kekayaan Karisman semakin lama semakin bertambah.
Dari banyaknya tanah yang dimiliki Karisman Hady kemudian direncanakan dan dialokasikan di bidang properti. Salah satu properti yang dibangun adalah perumahan Balikpapan Indah III, tepat di samping SMA Negeri 5 Balikpapan. Selain itu, Karisman Hady juga mewaqafkan tanahnya untuk dibangun jalan menuju sekolah SMA Negeri 5, bahkan ia juga mengaspal jalan tersebut agar siswa sekolah setempat berkendara dengan lancar.
Setelah sukses di bisnis properti ia kemudian menjajal mengekspansikan bisnisnya di bidang tambang. Perusahaan tambangnya beroperasi di daerah Samboja yaitu PT Bimantara Coal Energy Inti Perkasa. Menariknya selang setahun berjalan, perusahaan tambangnya sudah melakukan 28 kali pengapalan. Dan setiap bulan, perusahaannya sudah menghasilkan 20 metrik ton.
Bagaimana? Anda terkesima bukan? Memang kita tak boleh menyerah dengan keadaan. Karena sekalipun kita berada pada situasi yang kurang menguntungkan saat ini, kedepan boleh jadi kita bisa menuai kesuksesan. Seorang pengusaha harus tahan banting, tak boleh menyerah. Ibaratnya, jatuh mesti bangkit lagi, jatuh bangkit lagi, jatuh bangkit lagi, begitu seterusnya hingga kesuksesan benar kita rasakan, Karsiman Hady Dari Kerja Satpam Jadi Miliarder.

jasa seo dan internet marketing