Hanifah Ambadar dan Bisnis Dunia Maya

Hanifah Ambadar dan Bisnis Dunia Maya| Secara tradisional komunitas terbentuk dalam sebuah ekologi tertentu, berdasarkan mudahnya sekumpulan orang yang bergabung dalam wilayah geografis tertentu. Namun internet telah menggeser pemahaman tersebut, ruang dan fisik tak lagi menjadi batasan. Komunitas online akan mudah terbentuk hanya bermodalkan jaringan internet.

Biasanya komunitas terbentuk karena sebuah kesamaan hobi atau passion, namun komunitas tersebut dapat bertahan karena beberapa faktor termasuk preferensi, kebutuhan, keyakinan, dan sejumlah kondisi lain yang memengaruhi identitas komunitas tersebut hingga derajat kekompakannya.

Meski komunitas hampir dapat terbentuk secara alamiah, untuk mempertahankan kesinambungannya adalah sebuah tantangan tersendiri. Salah satu alasan komunitas saat ini menjadi begitu penting bagi kelangsungan bisnis adalah karena banyak perusahaan yang percaya bahwa konsumen yang bergabung dengan sebuah komunitas tertentu menjadi lebih terlibat dengan produknya.

Baca Ini /bisnis-sehat-dengan-mesin-refleksi/

Pengusaha Wanita sukses Hanifah Ambadar

Berawal sebagai seorang blogger sejak 1999, kini Hanifa Ambadar menjelma jadi pebisnis di ranah maya yang sukses. Adalah Female Daily Network (FDN), jaringan media digital dan komunitas khusus tentang perempuan yang dibesutnya bersama Affi Assegaf, saat ini merupakan salah satu komunitas perempuan online terbesar di Indonesia, anggotanya mencapai 45 ribu orang. FDN mengelola beberapa situs di antaranya: fashionesedaily.com (fashion, kecantikan & gaya hidup) mommiesdaily.com (kehamilan & famili) dan popsdaily.com (selebritas).

Sosok Hanifa Ambadar barangkali tak pernah menyangka hobi yang ditekuninya akan mendatangkan berkah, dan kemudian menjadi profesi utama yang digelutinya. Awalnya, perempuan yang kini menjabat sebagai CEO Female Daily ini, memiliki hobi blogging sejak 1999.

Titik Awal Blogging dan Usaha

Blog pribadi yang dimilikinya itu banyak membahas tentang kehidupan pribadi dan kecantikan. Lambat laun, tanggapan rekan-rekan yang membaca tulisannya semakin banyak. Setiap hari nyaris 100 orang membaca tulisan yang ditayangkan di blog.

Hanifah Ambadar dan Bisnis Dunia Maya , Pengalamannya yang sempat tinggal lama di Amerika dan Australia untuk menyelesaikan program studi yang Ia tempuh, mendorong Hanifa untuk bisa kreatif dan inovatif dalam memadupadankan gaya busana di negara yang memiliki empat musim tersebut. Tidak hanya itu saja, rasa cintanya terhadap dunia fashion semakin memuncak setelah Hanifa bekerja di sebuah fashion retail (GAP Inc) yang membuatnya sering mengamati perkembangan fashion terbaru dan semakin mengerti tentang manajemen bisnis retail khususnya penjualan produk fashion.

Akhirnya, tepatnya pada 2005,  Hanifa mendirikan media online yang khusus mengupas tentang dunia kecantikan. Dia menggandeng rekannya, Affi Assegaff yang bekerja di salah satu perusahaan kosmetik untuk mendirikan media online,  di bawah bendera PT. Daily Dinamika Kreasi. Media online yang didirikan secara kongsi ini diberi nama femaledaily dotcom. Akhirnya karena banyak yang komentar, Hanifah berpikir perlu medium lebih luas untuk mewadahi perempuan-perempuan ini untuk berdiskusi.

Gagasan itu tidak pada akhirnya tidak berhenti pada media online saja, tetapi juga menjadi forum diskusi para perempuan yang sadar mode dan kecantikan. Saat ini, media online yang didirikannya memiliki banyak anggota dengan jumlah anggota yang aktif mencapai 500 orang. Tingginya pembaca online di media ini, membuat banyak perusahaan utamanya perusahaan telekomunikasi papan atas memasang iklan di situs kecantikan ini. Upaya ini mendapatkan sambutan yang cukup positif karena tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk promosi, banyak perusahaan yang tertarik untuk beriklan.

Perkembangan kesuksesan

Kalau dilihat dari komposisinya memang masih lebih banyak merek luar yang beriklan dibanding merek lokal. Mungkin karena mereka mengacu ke headquarter yang pasti sudah lebih dulu berkampanye di online,” ungkap lulusan Pemasaran dari Southern Illinois University of Carbondale dan MBA dari Maryville University, St. Louis – MO, Amerika Serikat ini. Sayang, Hanifa tidak berkenan menyebutkan berapa omset iklannya itu. Ia hanya mengatakan revenue 2012 dari pertengahan tahun sudah melewati revenue 2011. Trafiknya juga meningkat sampai 350% dalam tiga bulan terakhir. Menurut sebuah sumber, pada semester pertama 2011 FDN sudah meraup Rp 2 miliar.

Penghargaan dan prestasi

Kerja keras Hanifa untuk membesarkan perusahaan tidak sia-sia dan justru membuatnya diakui sebagai salah satu pengusaha media digital berpengaruh di Indonesia. Perusahaan yang dibangunnya ini juga mengantongi predikat Best Blog Award 2007. Selain itu, perempuan yang ramah senyum ini juga pernah mendapatkan predikat SWA Magazine 100 Digital Entrepreneurs 2012, SWA Magazine Young N Cool Entrepreneurs 2013, Winner of Kartini Indonesian Women Digital Award 2013, Endeavor High Impact Entrepreneur Candidate 2014, dan menjadi finalis Ernest & Young (EY) Entrepreneurial Winning Woman 2014.

Menggaet Banyak Perusahaan Besar

FDN sendiri, lanjut Hanifa, awalnya mengelola beberapa situs seperti fashionesedaily.com (fashion, kecantikan & gaya hidup), mommiesdaily.com (kehamilan & famili), popsdaily.com (selebritas) dan clozettedaily.com, tetapi akhirnya memilih untuk fokus di beauty. Jadi, baru awal tahun 2014 ini FDN memantapkan diri untuk concern di isu-isu kecantikan.

Baca lagi bisnis-unik-buat-taman-bawah-laut-di-aquarium/

Setelah mendapat banyak masukan saat mengikuti program entrepreneur, mereka menemukan bahwa kekuatan dari FDN adalah beauty. Makanya situs-situs yang sedang di merge ke femaledaily.com. Sementara mommiesdaily.com tetap dipertahankan karena selain membernya sudah banyak, pemasang iklannya pun bagus. Yang jelas, Hanifa mengungkapkan, setelah lima tahun bisnisnya di dunia maya itu dijalankan, cukup banyak perusahaan yang menggandengnya. Hanifah Ambadar dan Bisnis Dunia Maya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *