Informasi Tentang Bisnis UMKM Yang Menguntungkan

Informasi Tentang Bisnis UMKM Yang Menguntungkan | Berfikir serius tentang membuat bisnis UMKM yang ingin kita rintis memang merupakan salah satu hal yang sangat sulit. Namun hal tersebut tidak akan terjadi jika anda sering berada di luar rumah . Karena dengan keluar rumah anda dapat mengerti lingkungan anda serta dapat membaca kebutuhan-kebutuhan akan para konsumen. Jika anda sedang mencari – cari usaha apa yang dapat menghasilkan uang yang melimpah ruah, anda harus mengerti hal – hal dasar dari usaha mikro kecil dan menengah. Anda harus mengerti apa itu UMKM serta bagaimana mekanisme perpajakannya. Dengan mengerti hal-hal semacam itu, anda akan mengerti, anda akan bermain di ladang yang mana.

Bisnis UMKM yang menguntungkan

Sejatinya seluruh bisnis itu hanya memiliki dua pilihan, kalau tidak merugikan ya pasti untung. Itu saja pilihannya. Nah sebagai pengusaha kita tentu ingin usaha kita menghasilkan keuntungan. Maka kita harus mengetahui seluk beluk usaha mikro kecil menengah yang akan kita dalami lebih lanjut. Agar keuntungan yang kita inginkan benar-benar kita peroleh.

bisnis umkm kreatif

bisnis umkm kreatif

Kriteria usaha mikro kecil menengah atau UMKM telah diatur oleh Undang-Undang No 20 Tahun 2008. Usaha mikro kecil dan menengah sendiri didefinisikan sebagai sebuah peluang usaha yang produktif. Dimana dapat dimiliki oleh perseorangan maupun badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria sebagaimana telah diatur oleh undang-undang. Sedangkan usaha kecil adalah peluang usaha ekonomi yang produktif dan berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang atau badan usaha yang tidak ada sangkut pautnya dengan usaha skala besar atu menengah. Kriteria usaha mikro kecil dan menengah yang diatur undang-undang adalah kepemilikan asset usaha maksimal 50 juta rupiah, dengan omset maksimal 300 juta rupiah setiap tahunnya.

Macam – Macam Bentuk UMKM

Lalu apa saja bentuk usaha yang bisa kita jalankan dengan omset maksimal 300 juta rupiah setiap tahunnya. Atau dalam bahasa matematika, setiap tahun usaha kita maksimal harus beromset rata-rata sebesar 25 juta rupiah. Jumlah yang cukup besar setiap bulannya, dan sangat menjanjikan untuk skala usaha kecil, mikro dan menengah.
Ada banyak usaha yang dapat anda jalankan dan tentunya menguntungkan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa informasi usaha untuk anda.

Usaha Kuliner

Usaha kuliner ini banyak sekali cabangnya, baik makanan maupun minuman. Baik makanan ringan, makanan berat, atau minuman dingan maupun panas. Skalanya bisa mulai dari pinggir jalan hingga masuk food court mall-mall dengan margin rendah. Sebut saja mulai dari bakso, soto, sate, es campur, es krim, teh panas, es jeruk, jus, es buah, dan lain sebagainya. Belum lagi makanan ringan seperti kripik, gorengan, somay, batagor, martabak, lumpia, kue-kue basah dan lain lain. Mengingat Indonesia kaya akan kuliner, dari sabang sampai merauke memiliki ciri khasnya sendiri. Maka akan sangat mudah memilah dan memilih jenis kuliner apa yang akan anda jadikan sebagai usaha anda. Kunci untuk usaha bidang kuliner ini adalah fokus.

Usaha Bidang Digital

Usaha bidang digital ini begitu lekat selama beberapa tahun belakangan, seperti fotografi. Usaha dibidang ini terbukti cukup menjanjikan untuk meraup keuntungan. Ada banyak jenis fotografi yang bisa anda jadikan usaha, salah satunya adalah traveler fotografi. Ya traveler fotografi merupakan kegiatan foto-foto sembari jalan-jalan. Di Indonesia ini menjadi tren tersendiri, dan omset yang anda dapatkan juga sangat lumayan. Lagipula selain mendapatkan uang, anda juga akan mendapat pengalaman dan jalan-jalan tentunya. Namun traveler fotografi ini lebih ditujukan pada mereka yang benar-benar memiliki skil dalam memotret, bukan hanya asal-asalan. Selain fotografi ada banyak jenis usaha yang bisa anda tekuni, seperti penjualan pulsa. Eits jangan salah, penjualan pulsa berbagai macam provider ini sangat menguntungkan, mengingat hampir setiap orang membutuhkan komunikasi jarak jauh yang hanya bisa dijangkau dengan handphone mereka. So silahkan dipilih-pilih, usaha dibidang ini.

Usaha Bidang Sumber Daya Alam

Sumber daya alam memang banyak macamnya, sementara untuk memunculkan penghasilan rata-rata sebesar 25 juta rupiah perbulan kita perlu mengerti hal hal yang berkaitan atau karakteristik dari sumber daya alam yang akan kita jadikan bisnis. Misal bawang merah. Bawang merah termasuk salah satu komoditas yang tidak hanya dibutuhkan di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Jika ada menanam dan menjualnya, ini akan menjadi bisnis yang menjanjikan. Asalkan manajemennya tepat.

Usaha Bidang Internet

Siapa sekarang tak tergiur dengn usaha di bidang internet. Anda bisa menandalkan internet untuk bisnis anda, karena sekarang internet begitu lekat dengan kehidupan kita. Tak terbatas usia dan gaya hidup, internet menghubungkan begitu banyak jaringan manusia. Dengan demikian, usaha akan dapat dilancarkan. Ada banyak macam usaha dibidang internet, misal blogging, jual beli domain, jual beli jasa web desaign, dan masih banyak lagi usaha di bidang internet ini.
Sebetulnya begitu banyak usaha yang bisa anda jalankan di luar sana, dan seperti yang telah kami tuliskan diatas, anda perlu brainstroming, dan pastinya perlu jalan-jalan untuk mengetahui kebutuhan pasar.

 

UMKM Beromzet di Bawah 4,8 Milyar Tidak Kena Pajak

Kabar gembira lainnya untuk Menggali Informasi Tentang Bisnis UMKM Yang Menguntungkan, pemerintah Indonesia telah resmi menaikkan batasan omzet pengusaha kecil yang wajib dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) atau menjadi wajib PPN menjadi 4,8 miliar setiap tahunnya. Dimana sebelumnya omset pengusaha kecil yang kena pajak minimal 600 juta setiap tahunnya. Hal ini senada dengan kriteria usaha mikro kecil dan menengah yangmana hanya boleh memiliki omset maksimal 300 juta rupiah setiap tahunnya.
Perubahan ketetapan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 197/pmk.03/2013 yang telah ditetapkan pada tahun 2013, tepatnya 20 Desember. Dan berlaku efektif mulai awal Januari tahun lalu. Sebelum ketetapan ini diturunkan, pengusaha wajib melakukan pelaporan atas usahanya (kecuali pengusaha kecil yang batasannya ditetapkan oleh Menteri Keuangan) untuk dikukuhkan sebagai PKP dan wajib memungut, menyetor dan melaporkan PPN yang terutang. Pengusaha yang dimaksud yaitu pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak.
Dengan adanya peraturan yang baru ini, pengusaha yang memiliki omset tidak sampai 4,8 milyar dalam setahun dan tidak menjadi PKP, atau memilih menjadi non PKP, tidak diwajibkan menjadi PKP dan menjalankan kewajiban perpajakan yang begitu banyak dan sifatnya mengikat. Lebih baiknya lagi, kewajiban membuat Faktur Pajak dihapuskan dan tidak perlu lagi melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN. Sehingga biaya kepatuhan perpajakan (cost of compliance) yang dibebankan menjadi lebih rendah. Hal ini menjadi berita yang spektakuler diantara para pengusaha, khususnya pengusaha kecil mikro dan menengah atau UMKM. Selain itu, ini juga merupakan terobosan pemerintah untuk mendorong perekonomian di sektor UMKM.
Nah dengan mempelajari dasar-dasar berusaha dalam lingkup kecil, mikro dan menengah anda dapat memanajemen langkah anda. Sehingga bisnis yang anda kelola akan meraup keuntungan  dengan Menggali Informasi Tentang Bisnis UMKM Yang Menguntungkan.

Comments
  1. freddy

    Artikel ini menarik dan bermanfaat karena saya baru tahu tentang kenaikan dari 600juta menjadi 4,8m sebagai batasan bagi pengusaha umkm untuk wajib menjadi PKP. Tetapi alangkah baiknya klo juga dibahas lengkap kewajiban pajak apa saja bagi UMKM yang tidak menjadi PKP dan cara perhitungannya seperti apa. Terima kasih

    • admin

      terima kasih atas masukannya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *