Sektor Agrobinis Berpeluang Menjadi Bisnis UMKM Sukses

Sektor Agrobinis Berpeluang Menjadi Bisnis UMKM Sukses | Indonesia begitu terkenal dengan negara agraris, memiliki berbagai macam komoditi yang terkenal hingga belahan dunia. Indonesia juga merupakan penghasil rempah-rempah.

Tanah yang subur menjadikan apa yang kita tanam menjadi bermanfaat. Bukan hanya dimanfaatkan di dalam negeri, banyak hasil bumi kita diekspor ke lua negeri.

Di sektor pertanian, Negara Indonesia memiliki berbagai macam sub sektor seperti sub sektor perkebunan, peternakan, tanaman pangan, holtikultura, dan lain sebagainya. Ada banyak hasil bumi yang dijadikan komoditi utama dalam dunia usaha, seperti jahe, kopi, singkong, tebu dan berbagai macam tanaman lainnya.

Dalam dunia usaha hasil bumi, kita mengenal istilah agribisnis. Lalu apa itu agribisnis? Dan bagaimanakah peluangnya dalam dunia usaha. Simak ulasan berikut ini.
Baca juga Informasi Bisnis UMKM

Apa itu Agribisnis?

Sebelum mengenal agribisnis, kita perlu mengetahui arti kata agro itu sendiri. Agro didefinisikan sebagai pengganti kata sektor pertanian. Sedangkan agribisnis merupakan kesatuan sistem usaha berbasis kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan juga sumberdaya alam secara umum, yang dikelola dengan baik untuk mencapai manfaat yang diinginkan. Atau bisa didefinisikan sebagai kesatuan sistem usaha yang berbasis kegiatan pertanian dengan cara mengelola sumberdaya ekonomi yang terbatas menjadi produk yang memiliki nilai jual. Selain itu agribisnis juga dikelompokkan sebagai ilmu memanajemen penjualan hasil pertanian.

 

kopi indonesia

kopi indonesia

Sektor Agrobinis Berpeluang Menjadi Bisnis UMKM Sukses , Agribisnis juga dikenal sebagai ilmu. Literatur pertama untuk memahami agribisnis sebagai ilmu adalah tulisan Davis dan Goldberg pada tahun 1957. Ada beberapa ruang lingkup agribisnis. Pertama, ilmu terapan dari ekonomi manajerial, manajemen, ilmu sistem, ilmu komunikasi dan ilmu penunjang lain. Kedua, agribisnis sebagai pendekatan pembangunan pertanian. Dengan pendekatan ini, maka pembangunan diarahkan sebagai sebuah sistem atau satuan upaya yang tidak hanya memperhatikan satu sub sektor (sub sistem saja) melainkan upaya yang memberi perhatian kepada semua sub-sistem sebagai kegiatan yang terkoordinasi secara seimbang. Perlu diketahui bahwa secara ilmiah ruang lingkup kajian agribisnis bisa merentang dari identifikasi, analisis dan solusi yang terkait dengan persoalan pemasokan sarana produksi agribisnis, produksi, pengendalian pengolahan hingga pemasaran.
Nah dengan agribisnis ini kita bisa memajemen dengan baik usaha kita, mulai dari sistem produksi, pengolahan hingga pemasaran. Di pasaran banyak buku yang menjelaskan proses bisnis masing-masing komoditi di bidang pertanian. Entah itu peternakan, tanaman pangan, holtikultura, dan berbagai macam komoditi lainnya.

Peluang UMKM Sektor Agribisnis

Para pelaku usaha di sektor agribisnis ini memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang. Hal ini mengingat nilai ekonomi di bidang pemenuhan pangan nasional sangat besar. Peluang tersebut setidaknya telah terlihat dari beberapa program guna menyukseskan pembangunan pertanian. Dari sebuah berita disebutkan bahwa Kementerian Pertanian ingin menyukseskan ketahanan dan kemandirian pangan. Sehingga hal tersebut akan mampu menciptakan peluang bagi para pengusaha di bidang agribisnis.

Baca Lagi Ciri Usaha Yang Berhasil
Bahkan Kementerian Pertanian berjanji akan memberikan fasilitas bagi pengembangan kewirausahaan di bidang pertanian dan pangan. Beberapa dukungan yang telah diberikan pemerintah bagi wirausaha agraris adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan usaha, pemberdayaan masyarakat, akses terhadap permodalan baik berupa bantuan sosial maupun kredit, promosi pasar serta perlindungan usaha.
Selain pemenuhan di kanca nasional, peluang usaha agribisnis ini juga telah merambah manca negara. Mengingat Indonesia adalah negara agraris dan juga penghasil rempah – rempah. Kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau AFTA juga menambah peluang dalam berusaha di bidang agribisnis ini. PErlu diketahui, dengan berlakunya perjanjian AFTA tahun 2015 ini, perdagangan antar sesama negara ASEAN telah menjadi semakin bebas.
Ada banyak komoditi yang bisa dijadikan usaha agribisnis ini, salah satunya adalah jahe. Jahe merupakan salah satu jenis tanaman obat yang dapat berfungsi juga sebagai rempah. Jahe telah lama  dikenal oleh masyarakat Indonesia. Kegunaan jahe antara lain untuk bumbu, campuran makanan atau minuman, obat-obatan, minyak wangi dan kosmetika. Sebagai obat tradional jahe dapat digunakan untuk anti  inflamasi, nyeri sendi dan otot karena reumatik, tonik serta obat batuk.
Menurut penelitian di Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, ada tiga jenis jahe yang biasa diperdagangkan yaitu jahe putih besar (Zingiber  officinale  Rosc  var.  officinale), jahe putih kecil (Zingiber officinale Rosc var rubrum) dan jahe merah (Zingiber  officinale Rosc var amarum). Jahe putih besar dipergunakan untuk bumbu dan dieskpor, jahe putih kecil dan jahe merah untuk kebutuhan industri obat tradional dan jamu. Jahe putih besar, jahe putih kecil dan jahe merah juga dapat diekstrak untuk  menghasilkan oleoresin sebagai bahan dasar farmasi.
Selain untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri, jahe Indonesia diekspor ke beberapa negara pengguna dalam bentuk segar dan simplisia. Menurut Badan Pusat Statistik, pada tahun 2007 pasar ekspor jahe Indonesia mencapai 18 negara, dengan  pengekspor terbesar  adalah  Malaysia,  Jepang,  Singapura, dan Bangladesh. Walaupun sejak tahun 2000 volume dan nilai ekspor jahe Indonesia cenderung menurun, pada tahun 2000 volume ekspor menjapai 14.321 ton senilai US 5,797 juta turun menjadi 3.859 ton dengan nilai kurang dari US 2 juta pada tahun 2007. Dari data tersebut kita bisa melihat adanya potensi untuk menaikkan lagi volume dan nilai ekspor jahe ke berbagai negara. Dan ini bisa menjadi bisnis yang sukses.

kopi indonesia

Indonesia dan KOPI

Selain jahe, Indonesia juga sangat terkenal dengan penghasil kopi. Indonesia merupakan negara penghasil kopi keempat terbesar dunia setelah Brazil, Vietnam dan Colombia. Dari total produksi, sekitar 67% kopinya diekspor sedangkan sisanya (33%) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tingkat konsumsi kopi dalam negeri berdasarkan hasil survei LPEM UI tahun 1989 adalah sebesar 500 gram/kapita/tahun. Belakangan ini kalangan pengusaha kopi memperkirakan tingkat konsumsi kopi di Indonesia telah mencapai 800 gram/kapita/tahun. Dengan demikian dalam kurun waktu 20 tahun peningkatan konsumsi kopi telah mencapai 300 gram/kapita/tahun. Strata Industri kopi dalam negeri sangat beragam, dimulai dari unit usaha berskala home industry hingga industri kopi berskala multinasional.
Industri kopi di dalam negeri dalam 10 tahun terakhir terus berkembang. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari semakin bertambah dan meningkatnya produksi kopi olahan yang dihasilkan oleh industri pengolahan kopi. Dan juga semakin banyaknya Cafe dan Coffee Shop di kota-kota besar.

Produk kopi olahan saat ini tidak hanya berupa kopi bubuk tetapi telah terdapat berbagai diversifikasi produk kopi olahan seperti kopi instant, kopi three in one, minuman kopi dengan berbagai rasa seperti vanilla, cocoa, dan lainnya; belum lagi di coffee shop dengan berbagai minuman kopi olahan selain espresso juga Latte, cappucino dan lainnya.

Peningkatan konsumsi kopi domestik Indonesia, selain didukung dengan pola sosial masyarakat dalam mengkonsumsi kopi, juga ditunjang dengan harga yang terjangkau, kepraktisan dalam penyajian serta keragaman rasa/citarasa yang sesuai dengan selera konsumen. Dengan animo usaha yang begitu kuat, usaha di bidang kopi memang gampang-gampang susah, namun jika dijalani dengan konsisten dan juga fokus maka usaha ini akan sangat menguntungkan.
Selain jahe dan kopi, Indonesia memiliki berbagai macm komoditi yang dapat diunggulkan. Baik di dalam negeri maupun luar negeri. Nah, bagaimana apakah anda tertarik untuk berusaha di Sektor Agrobinis Berpeluang Menjadi Bisnis UMKM Sukses ? Selamat mencoba.

Comments
  1. Sukses

    terimakasih cukup menginspirasi . .

    • admin

      sama sama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *