Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan

Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan | Sebagai pekerja tentunya sangat sulit untuk meninggalkan pekerjaan jika masih belum bisa menghasilkan pendapatan secara mandiri. Biaya hidup yang semakin tinggi setiap harinya, juga tidak lantas membuat pekerja hanya mengandalkan gaji dari pekerjaannya, apalagi jika pekerjaannya hanya sebagi pesuruh kantor atau office boy.

Gaji perbulan yang diterima officeboy rata-rata sekitar Rp 1.200.000 sampai Rp 2.000.000 jauh dibawah upah tenaga kerja minimum. Tentu saja gaji tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, apalagi jika officeboy sudah menikah dan mempunyai anak.

Waryono Officeboy Berpenghasilan Bos

Waryono, Pria berusia 35 tahun asal jakarta selatan mengambil lompatan yang cukup mencengangkan dalam kehidupannya. Pekerjaan dengan jam kerja 8 jam sehari bukan alasan bagi waryono untuk tidak memulai usaha. Berprofesi sebagai officeboy selama 10 tahun di salah satu perkantoran swasta, tidak lantas membuat waryono kehilangan semangat dan kreatifitas. Keuletan dalam mengatur keuangan secara ketat dan selalu membeli aset yang produktif telah mengantarkannya menjadi Pekerja Entrepeneur yang memiliki bisnis ikan hias, tanaman hias,jasa sewa traktor pertanian, persewaan lahan pertanian dan warung pecel lele.

 

Diawali dengan modal Rp 500.000, winarno dengan nekat membuka bisnis toko kelontong. Keuntungan yang diperoleh dari usaha toko kelontong itu, ia sisakan sebagian untuk membuat aset produktif lagi. Winarno bertutur bahwa ia tidak pernah menggunakan uangnya untuk membeli barang konsumtif yang tidak perlu. Ia juga mengatakan untuk membeli barang sesuai dengan fungsinya saja bukan karena barang bermerek atau karena lagi ngetrend. Hal itu terlihat dari handphone dan sepeda motor winarno yang modelnya ketinggalan jaman.

Setelah bisnis toko kelontongnya meraih omset yang settle setiap bulan, Winarno dengan cepat langsung membuka bisnis tanaman hias dengan modal Rp 2.000.000. Setelah kedua bisnis itu berjalan dengan baik, Winarno membeli traktor sawah dan aset tak bergerak berupa lahan sawah seluas 2000 m2 . Winarno menyewakan sawah miliknya seharga            Rp 40.000.000 per tahun dan membandrol harga sewa traktor sawahnya Rp 200.000 perhari.

Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan , Saat ini Winarno telah mengantongi Rp 25.000.000 setiap bulan dari seluruh usaha miliknya. Meskipun begitu, Winarno tidak melepas pekerjaannya sebagai officeboy. Setiap hari Winarno tetap masuk kantor seperti biasa layaknya pekerja kantoran biasa. Dalam mengembangkan bisnis, Winarno selalu berkonsultasi pada mentor-mentornya di komunitas Entrepreneur Indonesia.

Pak Joko Suntaro selaku mentor Winarno selama ini mengatakan bahwa Winarno adalah orang yang mempunyai kepribadian tekun, pantang menyerah, bermental baja, dan mempunyai semangat belajar yang tinggi. Ia juga mengatakan bahwa Winarno mempunyai keinginan keras untuk terus memutar uang menjadi aset yang produktif dan menekan keinginannya untuk membeli barang-barang yang konsumtif.

 Asep. Profesional Design Interior Menjadi Bos Restoran

Asep 45 tahun asal garut Jawa Barat, tidak menyangka keahliannya sebagai design interior telah mengantarkannya menjadi Pebisnis Restoran Nasi Liwet terbesar di Indonesia. Pada awalnya, Asep hanyalah pegawai design interior biasa dari perkebunan stroberi di garut. Kemahiran Asep dalam mengelola suasana kebun menjadi menarik membuat pengusaha-pengusaha perkebenan di Garut berebutan memperkerjakannya.

Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan

Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan

Suatu hari Asep memasak nasi liwet di sekitar kebun strawberry milik bosnya, tak disangka-sangka ada segerombola turis asing dan lokal yang mencium nasi liwet buatan asep. Turis itu langsung meminta Asep untuk menyiapkan nasi liwetnya. Dengan bahan seadanya asep membuat beberapa menu nasi liwet untuk gerombolan turis itu. Setelah mencicipi nasi liwet buatan asep, salah seorang turis langsung minta asep untuk membuatkan 75 nasi liwet esok hari.

Dengan sigap esoknya Asep langsung membuat 75 nasi liwet itu dan alhasil bisnis nasi liwet itu berkembang dengan pesat. Karena kebun itu adalah milik bos asep, maka asep dipersilahkan keluar oleh bosnya karena merangkap sebagai penjual nasi liwet dan memanfaatkan kebun bosnya secara gratis .

Setelah dipecat kemudian Asep mencari akal untuk menyewa kebun dan menjual nasi liwet dikebun itu. Bermodal Rp 15.000.000 dan menggadaikan truk miliknya untuk menyewa kebun dan membangun usaha nasi liwet, kini Asep telah meraih sukses besar dan memiliki 5 cabang restoran dengan konsep menjual nasi liwet di perkebunan strawbery.

Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan

Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan

Asep menamai brand restorannya Asep Strawberry. Menu nasi liwet di Asep cukup murah yaitu Rp 125.000 untuk 5 porsi. Saat ini Asep telah memiliki omset Rp 200.000.000 perbulan dari 5 cabang restoran miliknya. Asep juga telah sukses menghajikan orang tua, kerabat, dan para pegawainya.

Tekad bulat dan kerja keras pak Asep dan Pak Wiryono telah mengantarkan mereka menjadi entrepreneur yang sukses. Bagaimana dengan anda?. Apakah anda siap menjadi pekerja entrepreneur seperti 2 sosok tokoh diatas, Motivasi Pekerja Entrepreneur untuk Berbisnis Sampingan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *