Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan

jasa seo perusahaan jakarta

Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan |  Film merupakan salah satu hiburan penghilang stress yang digemari oleh banyak orang. Setiap akhir pekan banyak para profesional, pebisnis, pegawai kantoran, dan mahasiswa yang menghabiskan waktunya untuk menonton film di Bioskop kesayangan.

Harga tiket bioskop yang cukup mahal ketika akhir pekan, membuat para penggemar film mengurungkan niatnya untuk membeli tiket dan lebih memilih menyewa dvd, melihat streaming, dan mendownload film di Internet.

Kualitas gambar film dan suaranya jelas jauh lebih rendah daripada melihat film di bioskop, karena untuk mendapatkan film terbaru secara gratis dengan kualitas bluray, melalui internet membutuhkan waktu sekitar 4-5 bulan dari penayangan perdana di Bioskop. Belum lagi melihat melalui tv atau laptop di rumah, tidak seru seperti melihat film di Bioskop.

Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan

Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan

Jenis Film yang diputar di Bioskop Indonesia juga kerap menjadi masalah, pasalnya seringkali fim-film pemenang Oscar yang berkualitas tinggi, tidak pernah tayang di Indonesia. Lambat laun frekuensi pembelian tiket bioskop menjadi jauh berkurang dibandingkan dengan dulu, sebelum badan sensor film Indonesia memperketat peraturan tentang sensor film.

Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan  , Mendownload film berkualitas di Internet dan membeli sendiri Home Cinema dengan layar raksasa dan Stereo yang mempunyai kualitas setara dengan stereo di Bioskop, adalah satu-satunya solusi bagi penggemar film untuk mendapatkan suasana seperti melihat bioskop di rumah sendiri. Tentunya untuk membeli perlengkapan home cinema dibutuhkan modal yang tidak sedikit bagi para penggemar film untuk mewujudkannya. Sebagai penggemar film yang fanatik banyak cara yang ditempuh untuk memiliki Home Cinema dengan harga lebih murah, yaitu dengan mengumpulkan teman dan kerabat yang sama-sama memiliki hobi menonton film, untuk patungan membeli peralatan Home Cinema.

Setelah peralatan Home Cinema terbeli, film favorit berkualitas didownload, dan teman- teman komunitas film berkumpul, lama-lama penonton home cinema menjadi semakin banyak, lantas mengapa tidak dijadikan bisnis saja?. Jika ada bisnis Karaoke mengapa tidak ada bisnis Home Cinema?. Apakah bisnis Home Cinema sudah ada di Indonesia? Apakah telah mendapatkan legalitas sebagai usaha hiburan?

 

Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan

Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan

jasa seo perusahaan jakarta

  Bisnis Home Cinema Di Sukabumi

Bioskop yang jauh dari perkotaan dan harganya yang mahal telah membuat mahahasiswa kreatif dari Sukabumi untuk mendirikan bisnis persewaan Home Cinema. Home Cinema ini memiliki 2 ruangan. Masing-masing kapasitas ruangan yang disediakan hanya muat untuk 10 orang. Setiap penonton harus mendaftar sebelumnya di waiting list, ketika penonton sudah mencapai 10 orang barulah film diputarkan.

Setiap penonton membeli tiket seharga Rp 10.000. Berbekal proyektor raksasa dan Stereo kualitas tinggi, kualitasnya tidak kalah dengan Bioskop-Bioskop megah di Mall. Uniknya di Bioskop ini penonton dapat memilih film sendiri dan dapat membawa DVD sendiri dari rumah. Kualitas koleksi film di Bioskop ini masih tergolong baru yaitu jaraknya hanya 2 bulan selang film favorit diputar di Bioskop.

Investasi yang dikeluarkan oleh pemuda sukabumi ini sekitar Rp 15 juta termasuk ruangan, proyektor, Kursi Sofa, dan Laptop. Untuk masalah perijinan ternyata Bisnis Home Cinema di Sukabumi telah mengantongi surat ijin usaha yang lengkap. Dan pemilik bisnis ini sudah merencanakan langkah bisnis selanjutnya untuk mewaralabakannya. Omset Home Cinema di Sukabumi ini berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 1.500.000 perhari.

Bisnis Home Cinema 4D5D Film Edukasi di Malang

Bisnis Home Cinema khusus untuk film Edukasi ini telah berjalan selama tiga tahun dan sudah di franchisekan. Harga Francisenya antara Rp 25.000.0000 hingga Rp 40.000.000. Home Cinema ini hanya khusus melayani film edukasi saja, dan mereka sudah memiliki koleksi dvd film edukasi yang lengkap. Dengan kualitas 4D, penonton dapat merasakan nonton film dengan menggunakan seluruh panca indera.

Sensasi percikan air, cuaca dingin, salju,dan dapat merasakan bau seolah-olah seperti ada di lokasi film menjadi daya tarik bagi penonton untuk menjadi pelanggan tetap di Home Cinema ini.Home Cinema ini memiliki 2 ruangan. Masing-masing kapasitas untuk percinema adalah 20 orang. Tiket dibandrol seharga Rp 45.000 perorang. Bisnis Home Cinema Film edukasi ini didirikan dengan modal Rp 70.000.000 termasuk dengan seluruh peralatannya yang meliputi selang air, pembuat salju, Ac,proyektor, kacamata 4d dan peralatan lainnya.

Bisnis Home Cinema ini melayani delivery order. Selama ini banyak sekolah-sekolah dimalang yang memanggil staf penjualan bisnis ini untuk menyewa jasanya membuat cinema dadakan di kelas-kelas selama sehari. Biaya untuk delivery home cinema ini cukup mahal yaitu sekitar Rp 750.000 untuk 6 jam.

Omset dari bisnis Home Cinema 4D khusus film edukasi ini perbulannya sekitar Rp 80.000.000. Omset itu mencakup dari seluruh penjualan termasuk dari delivery Order.

Bisnis Home Cinema 3D di Planetarium Kutai Kartanegara

Bisnis ini adalah proyek pendidikan dari dinas pendidikan setempat di provinsi Kalimantan Timur. Karena poyek pendidikan tarif yang dikenakan setiap penonton hanya Rp 5000 jika hari libur dibandrol seharga Rp 7.500. Penonton yang kebanyakan adalah siswa sekolah, mendapatkan sensasi seperti melihat Planet Planet di Tata Surya dari jarak dekat dan dapat memegangnya. Omset yang diperoleh Home Cinema ini sekitar Rp 800.000 setiap hari.

Bagaimana tertarik untuk menjalankan bisnis yang sesuai dengan hobi, Menyulap Home Cinema Menjadi Ladang Bisnis Menjanjikan  

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *