Bisnis Cireng Salju, Tiga Pemuda Ini Kantongi Omset Ratusan Juta Per Bulan

jasa seo perusahaan jakarta

bisnisumkmkonline.com – Ialah tiga sekawan Muhammad Catur Gunandi, Najib Wahab dan Dimas Aritejo meraih kesuksesan dari bisnis Cireng Salju yang mereka geluti. Dari modal awal yang kurang dari Rp 100 ribu, ketiganya kini mampu mengantongi omset hingga Rp 400 juta setiap bulan.

Kuliner selalu menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. Memutuskan untuk menjual cemilan khas Jawa Barat, Gunandi dan kawan-kawan berkreasi dan berinovasi hingga melahirkan Cireng Salju. Mereka memang bukan yang pertama kali menggeluti bisnis tersebut. Namun mereka lah yang pertama kali mengusung konsep bersih dan higienis di dalam bisnis Cireng Salju.

Dalam sebuah video Net TV, ditayangkan bagaimana bisnis Cireng Salju ini berjalan. Berlokasi di Serpong, Tanggerang, Jawa Barat, lokasi produksi nampak amat sangat bersih.

Bisnis Cireng Salju

Semua pekerja yang bersentuhan langsung dengan produk mengenakan pelindung agar higienis, baik itu pakaian putih, sarung tangan, topi, masker dan lain sebagainya. Pemandangan yang cukup meyakinkan konsumen akan kebersihan proses produksi.

Dirintis sejak tahun 2011, bisnis Cireng Salju sempat jatuh bangun dalam perkembangannya. Menurut Muhammad Catur Gunandi, ia dan kawan-kawannya sempat mengalami berbagai kendala. Di antaranya kesulitan mencari tenaga kerja, serta kesulitan mencari bahan baku saat musim penghujan tiba.

Bisnis Cireng Salju, Tiga Pemuda Ini Kantongi Omset Ratusan Juta Per Bulan , Saat ditanya bagaimana menjalankan bisnis Cireng Salju bersama-sama dengan kedua rekannya, ia membongkar rahasianya. Mereka membagi tugas yang masing-masing berbeda, satu orang bertanggung jawab mengurus produksi, seorang lain mengurus marketing, dan satu orang lain mengurus usaha secara umum. Ketiganya harus selalu berkomunikasi untuk menjalankan bisnis mereka.

“Kami bertiga kebetulan masih bekerja di perusahaan nasional terbesar di Indonesia. Jadi kami mengaplikasikan apa yang ada di perusahaan itu. Apa yang kita pelajari, kita terapkan di UKM kita ini. Sistem belajar. Semua dikontrol by system, kita ada komunikasi by Group, meski jarak jauh kita bisa memaksimalkan kontrol itu,” ujarnya.

Resep Rahasia Cireng Salju

Lalu bagaimana ketiga pria muda yang berpenampilan kantoran itu mampu menciptakan resep Cireng Salju yang pas di lidah konsumen? Maka itu adalah salah satu usaha yang tak mudah dijalani prosesnya. Menurut Gunandi, ada proses uji coba berkali-kali hingga mendapatkan resep yang pas. Mereka mencari cara bagaimana cireng dapat selalu empuk meski dimakan dalam kondisi dingin.

jasa seo perusahaan jakarta

Dari situ pula kemudian menjadi asal nama salju. Mereka menonjolkan keunggulan cireng yang mereka produksi selalu lembut layaknya salju meski sudah didiamkan dalam waktu yang lama. Keunggulan ini tentu tak dimiliki cireng lain yang notabene hanya empuk saat panas dan menjadi sekeras batu saat dingin.

Bisnis Cireng Salju

Selain itu, Cireng Salju pula menonjolkan keunggulan lain dengan tidak adanya tambahan bahan pengawet dan penyedap rasa.

baca juga

  1. Tiga Brand Bisnis Rumahan Ketan Yang Sukses Di Pasaran
  2. Mendulang Rupiah Dari Peluang Bisnis Wadah Plastik

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen untuk memilih jajanan sehat. Karena tidak berpengawet, Cireng Salju ini pun tak tahan lama. Di suhu normal, Cireng Salju tahan 4 hari, suhu lemari es tahan 2 minggu dan dapat disimpan satu bulan di dalam freezer. Pun untuk sambal rujak yang melengkapinya, dibuat tanpa pengawet dan penyedap rasa.

Salah satu penikmat cireng, Celine Evangelista, mengaku cocok dengan rasa Cireng Salju. Menurutnya, Cireng Salju tak berminyak usai digoreng. “Rasanya gurih dan tidak terlalu berminyak. Kalau yang lain kan berminyak banget. Ini enggak. Aku sukanya itu,” ujarnya

 

Peluang Bisnis Cireng

UKM Cireng Salju membuktikan betapa peluang bisnis cireng ternyata sangat terbuka luas. Masyarakat tak pernah bosan mengonsumsi gorengan dan cemilan tradisional. Jika tak sanggup membuka bisnis cireng dari nol, menjadi distributor atau reseller Cireng Salju mungkin dapat menjadi alternatifnya.

Saat ini Cireng Salju mempekerjakan 25 tenaga kerja dan memiliki lebih dari 30 distributor yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Setiap hari, 1,5 ton tapioka digunakan untuk produksi Cireng Salju.

Perharinya, Cireng Salju memproduksi 2500 hingga 300 bungkus dengan harga jual per bungkusnya Rp 18 ribu. Tak heran jika kemudian omset yang didapat mencapai Rp 400 juta per bulan. Bisnis Cireng Salju, Tiga Pemuda Ini Kantongi Omset Ratusan Juta Per Bulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *