Tiru Cara Sukses Bisnis Sepatu Ala Brodo 

jasa seo perusahaan jakarta

bisnisumkmonline.com – Brodo menjadi salah satu brand populer di antara produk asli dalam negeri di ranah bisnis sepatu. Berbahan kulit dengan desain anak muda banget, sepatu Brodo dimulai oleh dua orang pemuda Bandung bernama Muhammad Yukka Harlanda dan Putra Dwi Karunia.

Pada tahun 2010, dua sahabat mahasiswa ITB tersebut merintis bisnis sepatu kulit dengan mendesainnya sendiri. Ide usaha bermula dari Yukka yang kesulitan saat mencari sepatu dengan ukurannya. Padahal saat itu ia sangat membutuhkan sepatu formal untuk sidang akhir.

“Ketika saya cari untuk sepatu ukuran saya yang 46 itu tidak ada, sekalinya ada mahal dan modelnya tidak bagus. Jadi saya ajak teman saya untuk bikin sepatu. Awalnya saya banyak baca buku sama belajar di Youtube untuk mulai usaha ini,” kata Yukka yang kini menjabat sebagai CEO Brodo tersebut.

Menurut Yukka, ia dan Putra memulai usaha dengan modal patungan sebesar Rp 7 juta. Dalam pengembangannya, mereka sempat meminjam dana tambahan ke orang tua, teman hingga bank. Saat memulai bisnis sepatu tersebut pun keduanya merekrut teman sendiri untuk membantu.

“Waktu dulu tahap awal sih karena kami masih mahasiswa dan memang dananya tidak ada, jadi kami menyewa tenaga kerja paruh waktu dan itu juga teman-teman kami sendiri di kampus. Selanjutnya ke sini sih sudah ada yang full Time,” ujar Yukka dilansir swa.co.id.

Tiru Cara Sukses Bisnis Sepatu Ala Brodo 

Karena minimnya modal, Yukka menjalankan bisnis hanya berdua dengan Putra di tahun-tahun awal pendirian Brodo. Namun keduanya kompak berbagi tugas hingga terus mengalami peningkatan penjualan setiap tahunnya. “Kami bagi tim kayak tim sepak bola, offense sama defend. Yang jadi defend-nya teman saya Putra di Bandung, semua produksi, warehouse, pengiriman, dan customer service. Kalau untuk offense-nya saya, untuk mengurus website dan marketing,” tuturnya.

 

Brand dengan Ciri Khas Unik

Sepatu Brodo lahir dengan mengusung idealis membantu pengrajin lokal dengan menggunakan produk buatan mereka. Karena itulah semua bahan yang digunakan dan pengrajin yang bekerja murni dari lokal, yakni dari kawasan Sukabumi, Cianjur, Bandung dan wilayah sekitarnya. Meski murni lokal, Brodo menjamin kualitas produknya tak kalah dengan produk impor.

Selain itu, Brodo lahir dari desain anak muda yang juga menargetkan pasar anak muda pula. Desain ini cukup unik yakni dengan mengusung budaya Indonesia.

jasa seo perusahaan jakarta

Sebagai contoh, adanya sepatu dengan desain motif batik parang di bagian solnya. “Kami brand yang cukup concern dengan nasionalisme dan kami mencoba menampilkan sisi Indonesia di beberapa desain boots Brodo. Beberapa produk kami juga pernah memasukkan beberapa motif dari Tana Toraja,” ujar Head of Marketing Brodo, Arif Hidayah.

Tiru Cara Sukses Bisnis Sepatu Ala Brodo 

Dengan ciri khas tersebut, Brodo mendapat sambutan positif dari kaum muda tanah air. Beragam apresiasi positif didapatkan Brodo. Bahkan sepatu yang awalnya menargetkan usia muda kini juga disukai kalangan pria dewasa. Dijual dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 3 juta, Brodo kini fokus menargetkan konsumen di rentang usia 25 hingga 30 tahun.

Saat ini sudah berdiri enam gerai Brodo yang tersebar di Jakarta, Bandung, Bekasi, Surabaya dan Yogyakarta. Selain itu, ada pula tujuh pop-up sore Brodo yang tersebar di Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan Bali. “Brodo kini fokus di domestik, belum ada target ekspor dan masih memaksimalkan di domestik dulu,” kata Arif.

 

Fokus Bisnis Sepatu Pria

Hingga tujuh tahun lamanya, Brodo tetap konsisten memproduksi sepatu formal pria saja. Menurut Arif, belum ada rencana untuk memproduksi sepatu untuk wanita ataupun sepatu casual. Meski hanya fokus di bisnis sepatu pria, Brodo terus berkembang dengan selalu merilis desain baru setiap bulannya.

Alih-alih mengembangkan produk baru selain bisnis sepatu pria, Brodo fokus pada meningkatkan brand awareness. Karena itulah, Brodo melakukan kolaborasi untuk meningkatkan brand value. Kolaborasi yang dijalin pun bukan sembarang, yakni tokoh yang mampu menjadi panutan dan bukan sekedar idola.

baca juga

  1. Bisnis Cireng Salju, Tiga Pemuda Ini Kantongi Omset Ratusan Juta Per Bulan
  2. Tiga Brand Bisnis Rumahan Ketan Yang Sukses Di Pasaran

“Seperti kolaborasi Brodo dengan PSSI dan Bambang Pamungkas untuk pengadaan untuk sepatu formal mereka (pemain PSSI). Dari situ kami merasakan ada peningkatan brand awareness. Brodo akan terus konsisten berada di jalur untuk para gentlemen dan juga akan fokus memproduksi pakaian untuk pria sebagai pengembangan usaha,” tutup Arif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *