5 Strategi Startup Agar Memiliki Brand yang Melekat

Persaingan bisnis semakin ketat. Jika dulu pesaing bisnis hanya di sekitaran daerah tempat Anda buka, kini sejak bisnis…

Persaingan bisnis semakin ketat. Jika dulu pesaing bisnis hanya di sekitaran daerah tempat Anda buka, kini sejak bisnis online makin populer, batasan kompetitor nyaris hilang.
Kecuali bisnis Anda cukup kuat untuk menciptakan industrinya sendiri, atau bisnis Anda sedemikian kuat hingga menjadi kata kerja (seperti “googling”), Anda akan menghadapi perlawanan keras dari perusahaan lain yang bisnisnya serupa dengan Anda.
Setiap bisnis yang baru mulai akan selalu menghadapi tantangan menakutkan ini. Setiap orang menginginkan seporsi ceruk pasar, dan seringkali, mereka yang berhasil merebut ceruk pasar bisa dinilai dari seberapa banyak bisnis mereka bisa melekat di benak konsumen.
Namun demikian, ada keuntungan jika Anda sedang memulai bisnis dari pondasi. Kebutuhan dan kelonggaran untuk berinovasi dapat  menjadi kartu as perusahaan Anda. Ini dapat membuat Anda lebih lapar dan lebih termotivasi daripada pesaing Anda.  Dengan kata lain, membangun brand sejak bisnis masih baru dimulai adalah hal yang penting dilakukan.
Jadi bagaimana caranya agar Anda menonjol dan memastikan bahwa merek Anda selalu melekat di benak konsumen, sepanjang waktu?
 

1. Kenali audiens potensial Anda.

Ketika membangun brand, pastikan Anda memilih dengan baik nama merek Anda, dan pilihlah tagline potensial dengan sangat hati-hati.
Mulailah dari target Anda. Seperti apa karakter mereka, seperti apa kebiasaan mereka, tempat mereka berkumpul, kondisi keuangan mereka, dan lain-lain. Gunakan ini sebagai referensi dalam membangun brand.
Jika Anda membangun brand dari nol, pertama-tama temukan audiens target Anda, lalu fokuslah pembangunan brand dengan mereka sebagai target.
Semakin brand sesuai dengan satu target pasar spesifik, semakin mudah dia diterima oleh target pasar spesifik tersebut. Biasanya jika sudah diterima oleh golongan tertentu, konsumen Anda akan meluas.
 

2. Jangan batasi diri pada daerah tertentu.

Indonesia memiliki berbagai ragam bahasa dan budaya. Suatu kata di daerah tertentu dapat memiliki makna berbeda di tempat lain. Anda tentu tidak mau merk Anda jadi bahan tertawaan atau meme di suatu daerah, karena di daerah tersebut merk Anda punya arti menggelikan.
Sebisa mungkin gunakan nama merk yang cukup universal. Kalau bisa, mudah dibaca bahkan oleh orang luar negeri sekalipun. Contoh nama merk yang sangat bagus adalah Go-Jek. Merk yang udah diingat, mudah dibaca, dan maknanya cukup mudah ditebak.
Merk yang mudah diingat biasanya tidak lebih dari 10 huruf. Selain itu pelafalan dan penulisan tidak beda (instagram, lenovo, netflix). Hindari menggunakan penulisan yang sulit ditulis ulang. Ini akan membuat orang sulit mencarinya di Google atau di sosial media.
 

3. Jangan takut menantang brand besar

Jika Anda ingin menjadi yang terbaik dalam industri Anda, Anda akan segera bertemu dengan pesaing lain dan akhirnya akan melawan pemain besar di industri tersebut.
Cepat atau lambat, Anda akan berhasil meyakinkan beberapa orang untuk mencoba produk Anda. Bahkan, mungkin juga berhasil mendapatkan pelanggan tetap. Tetapi itu juga akan menyebabkan pesaing Anda menyadari keberadaan Anda – dan persaingan tidak selalu bisa ditangani dengan baik oleh sebuah startup.
Tekanan dari kompetitor besar pasti akan datang. Tetapi, jangan takut untuk mendorong dan mencoba menyalip pemimpin pasar. Anda mungkin akan mulai disebut-sebut oleh mereka. Jika hal tersebut terjadi, bersyukurlah; Anda sedang dibandingkan oleh yang terbaik.
 

4. Miliki Ciri Khas dan Gunakan Terus Menerus.

Apa ciri khas bisnis Anda? Apa yang Anda lakukan lebih baik dari yang lain? Apakah Anda memberi value yang lebih baik? Apakah Anda lebih fleksibel? Apakah Anda memberi pelayanan yang lebih baik dibandingkan para kompetitor Anda?
Jika Anda mampu menjalankan bisnis dengan sangat efisien, Anda memiliki opsi untuk meneruskan keuntungan efisiensi tersebut kepada klien atau pelanggan Anda, dengan cara memberi harga lebih miring. Konsumen akan sangat bersyukur jika Anda bisa membantu mereka menghemat uang. Jika bisa terus dilakukan, Anda bisa memenangkan hati pelanggan seumur hidup!
Jika Anda mampu mengerjakan sesuatu dengan lebih detail, katakan itu di tagline, bio, atau di situs Anda. Berikan bukti-buktinya.
Jika Anda punya ciri khas, misalkan sapaan atau karakter atau warna, gunakan secara konsisten di semua platform. Gunakan saat chatting dengan calon pelanggan, gunakan untuk menyapa follower, dan lain-lain.
Jika Anda ternyata mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, mintalah testimoni dari pelanggan. Testimoni cenderung lebih dipercaya oleh calon pembeli dibanding bila Anda sendiri yang mengatakannya. Jadi, biarkan para pelanggan membantu Anda membesarkan bisnis.
Gunakan apa pun yang membuat merek Anda spesial, dan lakukan itu secara konsisten. Ketika Anda memulai bisnis Anda, jangan hanya melihat siapa pelanggan Anda hari ini, tetapi lihat siapa yang akan datang berikutnya dalam satu, lima, atau sepuluh tahun berikutnya. Dan juga, siapkan brand Anda untuk mampu menerima tantangan itu.
 
 
baca juga
 
Berbagi Cerita Sukses Pebisnis Start Up Indonesia
1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar
50 Usaha Rumahan di Indonesia
Panduan Bisnis Online Terlengkap
900 Pebisnis Start Up Bisnis Digital Di Dalam Dan Luar Negri
 
 

5. Berikan semuanya.

Jalankan kampanye pemasaran secara kreatif. Bangun kemitraan yang kuat. Temukan bisnis lain yang dapat memanfaatkan bantuan Anda dan berikan bantuan itu kepada mereka. Pokoknya, buat merek Anda tersedia bagi mereka yang menginginkannya.
Anda tak perlu melakukan giveaway atau memberikan semua secara gratis (walaupun ini bagus juga), tetapi Anda perlu terus menerus mencari cara baru dan menarik untuk menjalankan promosi yang menonjol bagi target pemirsa Anda.
Value tak perlu selalu berbentuk layanan atau produk gratis. Value juga dapat Anda berikan berupa tips, artikel menarik, video lucu buatan sendiri, dan lain-lain.
Memiliki anggaran yang ketat? Temukan bisnis lain dengan target market serupa dan buat kesepakatan marketing bersama. Keberhasilan partner bisnis Anda akan menjadi terikat dengan merek Anda. Dengan marketing bersama, Anda mendapat kekuatan tambahan, belum lagi pelanggan tetap dari partner Anda jadi menyadari bisnis Anda.
Branding, entah itu untuk bisnis besar maupun startup, adalah langkah yang tak pernah berhenti. Ia akan terus menjadi identitas bisnis Anda, dan identitas ini akan menentukan nasib bisnis Anda ke depannya.
Satu kelebihan yang dimiliki startup adalah Anda lebih bebas. Anda bisa berkreasi dalam melakukan branding, Anda bisa menggunakan kreativitas Anda seluas-luasnya. Jadi, berkreasilah.
 

You May Also Like